Bahan Kimia Industri
untuk Kebutuhan Usaha.
Solusi Kimia Nusantara menyediakan berbagai bahan kimia industri untuk kebutuhan bisnis di Indonesia, termasuk Propylene Glycol USP DOW, PG USP, solvent, surfaktan, water treatment chemical, food ingredients, specialty chemical, dan aromatic chemical.
291 produk dan seri
General Chemical
31 produk / seriAcetic Acid
Acetic Acid merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Ammonia Solution
Ammonia Solution merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Ammonium Chloride
Ammonium Chloride adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Caustic Soda / Sodium Hydroxide
Sodium hydroxide, bahan alkali kuat untuk proses industri dan formulasi pembersih.
Cobalt Oxide
Bahan anorganik untuk aplikasi pigmen atau material industri. Grade dan karakter partikel dipilih sesuai proses.
Ferrous Sulfate
Garam besi untuk kebutuhan proses kimia dan pengolahan sesuai spesifikasi.
Formic Acid
Formic Acid merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Glycerin
Gliserin sebagai humektan dan bahan pembawa untuk formulasi sesuai grade.
Humic Acid
Bahan humat untuk aplikasi pertanian dan pembenah tanah. Kadar asam humat, kelarutan, dan komposisi perlu dikonfirmasi.
Hydrochloric Acid (HCl)
Hydrochloric Acid (HCl) merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Hydrofluoric Acid (HF)
Hydrofluoric Acid (HF) merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Hydrogen Peroxide
Bahan oksidator untuk aplikasi proses industri atau sanitasi yang sesuai. Konsentrasi dan grade harus dicocokkan dengan kebutuhan proses.
Magnesium Oxide
Magnesium Oxide merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Manganese Sulphate
Manganese Sulphate merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Nitric Acid
Asam anorganik untuk kebutuhan proses dan pengolahan industri.
Oxalic Acid
Oxalic Acid merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Paraffin Wax
Bahan berbasis hidrokarbon untuk formulasi atau proses industri. Grade, viskositas atau titik leleh perlu dikonfirmasi sesuai penggunaan.
Phosphoric Acid
Asam fosfat untuk pengaturan keasaman dan proses industri sesuai grade.
Potassium Hydroxide (KOH)
Alkali berbasis kalium untuk proses formulasi, termasuk bahan baku produk berbasis kalium.
Potassium Nitrate
Bahan sumber unsur hara atau bahan baku industri sesuai grade. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan proses atau formulasi.
Pupuk Urea
Bahan sumber unsur hara atau bahan baku industri sesuai grade. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan proses atau formulasi.
Sodium Metasilicate
Bahan alkali untuk membantu fungsi pembersihan dalam formulasi deterjen atau pembersih industri.
Sodium Methylate
Sodium Methylate merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Sodium Nitrite
Sodium Nitrite merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Sodium Percarbonate
Bahan pelepas oksigen aktif untuk formulasi pembersih dan pemutih berbasis oksigen.
Sodium Sulfate
Garam anorganik untuk kebutuhan proses dan formulasi industri.
Sulfuric Acid
Sulfuric Acid merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Titanium Dioxide
Bahan anorganik untuk aplikasi pigmen atau material industri. Grade dan karakter partikel dipilih sesuai proses.
Vaselin Iran
Bahan berbasis hidrokarbon untuk formulasi atau proses industri. Grade, viskositas atau titik leleh perlu dikonfirmasi sesuai penggunaan.
White Oil ex RRC
Bahan berbasis hidrokarbon untuk formulasi atau proses industri. Grade, viskositas atau titik leleh perlu dikonfirmasi sesuai penggunaan.
Zinc Sulphate
Zinc Sulphate merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Pelarut & Glikol
73 produk / seriBenzyl Alcohol
Benzyl Alcohol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Butyl Carbitol
Pelarut glycol ether untuk berbagai formulasi industri.
Butyl Carbitol Acetate
Butyl Carbitol Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Butyl Cellosolve
Pelarut glycol ether untuk formulasi pembersih dan coating industri.
Butyl Glycol Acetate
Butyl Glycol Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Butyl Triglycol
Butyl Triglycol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Carbitol Acetate
Carbitol Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Carbowax PEG 200
Polyethylene glycol untuk fungsi pelarut, humektan, atau pendukung formulasi. Grade PEG 200 dan PEG 400 memiliki karakter berbeda.
Carbowax PEG 400
Polyethylene glycol untuk fungsi pelarut, humektan, atau pendukung formulasi. Grade PEG 200 dan PEG 400 memiliki karakter berbeda.
Cyclohexane
Cyclohexane merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Cyclohexanol
Cyclohexanol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Cyclohexanone (CYC)
Cyclohexanone (CYC) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Diacetone Alcohol (DAA)
Diacetone Alcohol (DAA) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Dibasic Ester
Dibasic Ester merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Dibasic Ester-3
Dibasic Ester-3 merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Dibutyl Phthalate
Bahan pendukung formulasi sebagai plasticizer atau pelarut pada sistem yang sesuai. Kompatibilitas dan persyaratan aplikasi perlu diperiksa.
Diethyl Phthalate (DEP)
Bahan pendukung formulasi sebagai plasticizer atau pelarut pada sistem yang sesuai. Kompatibilitas dan persyaratan aplikasi perlu diperiksa.
Diethylene Glycol
Diethylene Glycol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Dipropylene Glycol DPG LO+ DOW
Pelarut dengan profil bau rendah untuk aplikasi wewangian.
Dovesol 150
Dovesol 150 merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Dowanol DPM DOW
Pelarut glycol ether untuk membantu pelarutan dan kompatibilitas dalam formulasi.
Dowanol DPMA
Pelarut ester glycol ether untuk kebutuhan formulasi industri.
Dowanol DPNB
Pelarut untuk mendukung kebutuhan formulasi coating dan pembersih.
Dowanol PM
Pelarut berbasis propylene glycol ether untuk berbagai sistem formulasi.
Dowanol PMA
Dowanol PMA merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Dowanol PNB
Pelarut untuk formulasi pembersih dan aplikasi coating.
Dowanol PPH
Pelarut untuk kebutuhan formulasi dan kompatibilitas bahan industri.
Dowanol TPM
Pelarut glycol ether dengan karakteristik yang dipilih sesuai kebutuhan formulasi.
Escaid™ Grades
Escaid™ Grades merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Ethyl Acetate (EAC)
Ethyl Acetate (EAC) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Ethyl Cellosolve (EGMEE)
Ethyl Cellosolve (EGMEE) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Ethyl Glycol Acetate / Cellosolve Acetate
Ethyl Glycol Acetate / Cellosolve Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Exxsol™ Dearomatized Grades
Exxsol™ Dearomatized Grades merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Exxsol™ DSP Grades
Exxsol™ DSP Grades merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Heavy Alcohol / Dovenol
Heavy Alcohol / Dovenol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Hexyl Cellosolve
Pelarut untuk kebutuhan formulasi industri yang memerlukan profil pelarutan tertentu.
High Aromatic White Spirit (HAWS)
High Aromatic White Spirit (HAWS) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Imsol R
Imsol R merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
IP Solvent
IP Solvent merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Isobutyl Acetate
Isobutyl Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Isobutyl Alcohol (IBA)
Isobutyl Alcohol (IBA) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Isopar™ Grades
Isopar™ Grades merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Isophorone
Isophorone merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Isopropyl Alcohol (IPA)
Isopropyl Alcohol (IPA) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
LAWS / SMT
LAWS / SMT merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Methanol
Pelarut dan bahan baku proses industri; bukan untuk pangan atau penggunaan tubuh.
Methyl Acetate
Methyl Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Methyl Cyclohexane
Methyl Cyclohexane merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Methyl Ethyl Ketone (MEK)
Methyl Ethyl Ketone (MEK) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Methyl Isobutyl Ketone (MIBK)
Methyl Isobutyl Ketone (MIBK) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Methylene Chloride (MC)
Methylene Chloride (MC) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Minasol
Minasol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Mono Ethylene Glycol (MEG)
Mono Ethylene Glycol (MEG) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
n-Butyl Acetate
n-Butyl Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
n-Hexane
n-Hexane merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Normal Butyl Alcohol (NBAL)
Normal Butyl Alcohol (NBAL) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Normal Propyl Acetate (NPAC)
Normal Propyl Acetate (NPAC) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Normal Propyl Alcohol
Normal Propyl Alcohol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Perchloroethylene (PCE)
Perchloroethylene (PCE) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Pertasol CA / CB / CC
Pertasol CA / CB / CC merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Phenol 95%
Phenol 95% merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Propylene Glycol Technical Grade
Propylene Glycol Technical Grade merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Propylene Glycol USP
Propylene Glycol USP tersedia termasuk PG DOW USP untuk kebutuhan formulasi dan proses yang mensyaratkan grade USP.
SBP
SBP merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Secondary Butyl Acetate
Secondary Butyl Acetate merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Solvent R 100 (C9)
Solvent R 100 (C9) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Solvent R 150 (C10)
Solvent R 150 (C10) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Solvent R 200 (C11)
Solvent R 200 (C11) merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Solvesso™ Grades
Solvesso™ Grades merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
TCE
TCE merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Triethylene Glycol
Triethylene Glycol merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Wanol PPG 400
Poliol berbasis polypropylene glycol untuk formulasi industri.
Xylene
Xylene merupakan bahan untuk sistem pelarut atau proses industri. Daya larut, laju penguapan, dan kompatibilitas perlu dicocokkan dengan aplikasi.
Surfaktan
27 produk / seriAminon C 11
Aminon C 11 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Aminon C-02 SA
Aminon C-02 SA merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Amphitol 20 HD
Amphitol 20 HD merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Amphitol 20 N
Amphitol 20 N merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Amphitol 24AB
Amphitol 24AB merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
CAPB / Cocamidopropyl Betaine
Surfaktan amfoter sebagai pendamping sistem surfaktan dalam formulasi pembersih.
Dowfax Series
Keluarga surfaktan dengan pilihan tipe untuk kebutuhan proses dan formulasi industri.
Ecosurf LFE-635
Ecosurf LFE-635 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Emal 10 Needle
Emal 10 Needle merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
EMAL 10 P-HD
EMAL 10 P-HD merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Emal 227
Emal 227 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Neopelex F-65 / Na-LAS 65%
Surfaktan anionik untuk formulasi deterjen dan pembersih.
Neopelex FS
Neopelex FS merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Pelex OTP
Pelex OTP merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Rhodasurf TDA-10
Surfaktan nonionik untuk membantu pembasahan, emulsifikasi, dan pembersihan.
SLES 70%
Surfaktan anionik untuk fungsi pembersihan dan pembentukan busa.
Tergitol 15-S
Tergitol 15-S merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Tergitol CA-60
Tergitol CA-60 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Tergitol L-61
Tergitol L-61 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Tergitol NP-6
Tergitol NP-6 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Tetranyl Series
Tetranyl Series merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Texapon
Texapon mencakup beberapa grade. Sebutkan kode grade; identitas dan kadar aktif perlu dikonfirmasi sebelum disamakan dengan SLES 70%.
Triton DF-16
Triton DF-16 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Triton H-66
Triton H-66 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Triton X-114
Triton X-114 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Triton X-405
Triton X-405 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Versene Na2
Versene Na2 merupakan pilihan bahan untuk sistem surfaktan. Fungsi pembasahan, pembersihan, emulsifikasi, atau conditioning ditentukan oleh grade dan TDS.
Water Treatment
17 produk / seriAluminium Sulfate / Tawas
Koagulan anorganik untuk membantu menurunkan kekeruhan dalam proses pengolahan air.
APAM / Anionic Polyacrylamide
Polimer flokulan untuk membantu penggabungan partikel pada pengolahan air atau lumpur. Pilihan muatan dan grade ditentukan melalui evaluasi proses.
Copper Sulfate
Copper Sulfate merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
CPAM / Cationic Polyacrylamide
Polimer flokulan untuk membantu penggabungan partikel pada pengolahan air atau lumpur. Pilihan muatan dan grade ditentukan melalui evaluasi proses.
DCA (Water Decoloring Agent)
Bahan untuk membantu penurunan warna pada pengolahan air limbah. Kesesuaian dinilai berdasarkan karakter limbah dan uji proses.
Ferric Chloride
Bahan koagulan untuk pengolahan air dan air limbah; pemilihan kondisi proses disesuaikan dengan karakter air baku.
Ion Exchange Resin - Amberlite
Resin penukar ion untuk pemisahan ion dalam pengolahan air. Tipe resin dipilih berdasarkan ion target dan sistem regenerasi.
Kaporit / Calcium Hypochlorite
Calcium hypochlorite, bahan desinfektan berbasis klorin untuk pengolahan air.
Organic Silicone Defoamer
Bahan pengendali busa untuk proses industri. Kompatibilitas silikon dan sistem cairan perlu diuji sebelum penggunaan.
Peracetic Acid
Bahan oksidator untuk aplikasi proses industri atau sanitasi yang sesuai. Konsentrasi dan grade harus dicocokkan dengan kebutuhan proses.
pH Adjuster
Kelompok bahan untuk menyesuaikan pH proses. Identitas bahan, konsentrasi, dan kompatibilitas ditentukan sesuai kebutuhan aplikasi.
Poly Aluminium Chloride (PAC)
Koagulan yang membantu penggabungan partikel tersuspensi agar mudah dipisahkan dari air.
Soda Ash
Sodium carbonate sebagai bahan alkali dalam pengolahan dan formulasi industri.
Sodium Hypochlorite Asahi
Bahan berbasis klorin dalam bentuk cair untuk kebutuhan pengolahan air dan sanitasi terkontrol.
TCCA Granule
Sumber klorin untuk desinfeksi air kolam renang dalam program perawatan yang terukur.
TCCA Powder
Sumber klorin untuk desinfeksi air kolam. Bentuk powder, granul, atau tablet dipilih sesuai sistem aplikasi dan kontrol kualitas air.
TCCA Tablet
Sumber klorin untuk desinfeksi air kolam. Bentuk powder, granul, atau tablet dipilih sesuai sistem aplikasi dan kontrol kualitas air.
Food & Beverage Ingredients
109 produk / seriAcesulfame-K
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Ammonium Bicarbonate
Bahan pengembang untuk membantu pembentukan volume dan struktur pada proses pembuatan produk bakery.
Ascorbic Acid / Vitamin C
Bahan antioksidan untuk membantu menghambat perubahan akibat oksidasi dalam formulasi yang sesuai.
Aspartame
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Baking Enzymes
Bahan pendukung proses bakery untuk menyesuaikan karakter adonan atau tekstur produk sesuai tipe dan grade bahan.
Baking Powder
Bahan pengembang untuk membantu pembentukan volume dan struktur pada proses pembuatan produk bakery.
Bamboo Charcoal Powder
Bamboo Charcoal Powder merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Beet Red
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Beta Carotene
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
BHT
Bahan antioksidan untuk membantu menghambat perubahan akibat oksidasi dalam formulasi yang sesuai.
Bread Improver
Bahan pendukung proses bakery untuk menyesuaikan karakter adonan atau tekstur produk sesuai tipe dan grade bahan.
Bread Softener
Bahan pendukung proses bakery untuk menyesuaikan karakter adonan atau tekstur produk sesuai tipe dan grade bahan.
Brewing Yeast
Ragi untuk proses fermentasi. Strain, kondisi proses, dan profil hasil fermentasi perlu disesuaikan dengan aplikasi.
Brilliant Blue
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Cake Emulsifier (Ryoto Ester SP)
Bahan emulsifier untuk membantu penyatuan fase minyak dan air serta membentuk tekstur produk.
Calcium Carbonate
Calcium Carbonate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Calcium Chloride
Calcium Chloride adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Calcium Citrate
Calcium Citrate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Calcium Lactate
Calcium Lactate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Calcium Propionate
Bahan pengawet untuk membantu mengendalikan kerusakan mikrobiologis pada formulasi yang sesuai. Efektivitas dipengaruhi pH dan jenis produk.
Caramel Color
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Carmoisine
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Carrageenan Series
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Cheese Powder Series
Bahan untuk memberi karakter rasa, warna, dan profil produk pangan. Pilihan varian disesuaikan dengan target formulasi.
Chocolate Brown HT
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Citric Acid
Asam sitrat untuk pengaturan keasaman pada formulasi sesuai grade produk.
Citrus Fibre
Bahan serat untuk pengembangan tekstur dan komposisi produk pangan. Pilihan grade disesuaikan dengan proses dan produk akhir.
Cloudifying Agent
Cloudifying Agent merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
CMC
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Cocoa Powder Series
Bahan untuk memberi karakter rasa, warna, dan profil produk pangan. Pilihan varian disesuaikan dengan target formulasi.
Cornstarch
Bahan pati untuk memberikan struktur, kekentalan, atau daya ikat. Pati native dan modified memiliki perilaku proses yang berbeda.
Crystalline Fructose
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
D-Xylose
D-Xylose merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Dextrose Monohydrate
Gula sederhana untuk pemanis dan bahan baku proses pangan.
Disodium Phosphate Anhydrous (DSP)
Disodium Phosphate Anhydrous (DSP) adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Distilled Monoglycerides
Bahan emulsifier untuk membantu penyatuan fase minyak dan air serta membentuk tekstur produk.
DL Methionine
Bahan untuk pengembangan komposisi nutrisi atau formulasi khusus. Grade dan kesesuaian aplikasi perlu diperiksa pada dokumen produk.
Erythritol
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Erythrosine
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Gellan Gum
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Glucono Delta Lactone
Bahan pengatur keasaman untuk pengembangan profil rasa atau pH pada aplikasi yang sesuai dengan grade.
Glycine
Bahan untuk pengembangan komposisi nutrisi atau formulasi khusus. Grade dan kesesuaian aplikasi perlu diperiksa pada dokumen produk.
Guar Gum
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC)
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
I+G
Bahan penguat atau pembentuk rasa gurih untuk pengembangan profil rasa produk pangan.
Inulin
Bahan serat pangan yang dapat digunakan pada pengembangan produk makanan dan minuman.
Jelly Powder
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Konjac Gum
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
L-Carnitine
Bahan untuk pengembangan komposisi nutrisi atau formulasi khusus. Grade dan kesesuaian aplikasi perlu diperiksa pada dokumen produk.
L-Lysine
Bahan untuk pengembangan komposisi nutrisi atau formulasi khusus. Grade dan kesesuaian aplikasi perlu diperiksa pada dokumen produk.
Lactic Acid
Bahan pengatur keasaman untuk pengembangan profil rasa atau pH pada aplikasi yang sesuai dengan grade.
Lecithin
Bahan emulsifier untuk membantu penyatuan fase minyak dan air serta membentuk tekstur produk.
Locust Bean Gum
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Malic Acid
Bahan pengatur keasaman untuk pengembangan profil rasa atau pH pada aplikasi yang sesuai dengan grade.
Maltitol
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Maltodextrin
Bahan pembawa dan pembentuk body untuk berbagai formulasi pangan.
Modified Corn Starch
Bahan pati untuk memberikan struktur, kekentalan, atau daya ikat. Pati native dan modified memiliki perilaku proses yang berbeda.
Modified Tapioca Starch
Bahan pati untuk memberikan struktur, kekentalan, atau daya ikat. Pati native dan modified memiliki perilaku proses yang berbeda.
Monosodium Glutamate
Bahan penguat atau pembentuk rasa gurih untuk pengembangan profil rasa produk pangan.
Monosodium Phosphate (MSP)
Monosodium Phosphate (MSP) adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Native Potato Starch
Bahan pati untuk memberikan struktur, kekentalan, atau daya ikat. Pati native dan modified memiliki perilaku proses yang berbeda.
Oxygen Absorber (Ageless)
Penyerap oksigen untuk sistem kemasan. Kapasitas sachet dipilih berdasarkan produk dan kondisi ruang dalam kemasan.
Paprika
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Pectin
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Polyglycerol Esters
Bahan emulsifier untuk membantu penyatuan fase minyak dan air serta membentuk tekstur produk.
Ponceau 4R
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Potassium Benzoate
Bahan pengawet untuk membantu mengendalikan kerusakan mikrobiologis pada formulasi yang sesuai. Efektivitas dipengaruhi pH dan jenis produk.
Potassium Carbonate
Potassium Carbonate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Potassium Chloride
Potassium Chloride adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Potassium Citrate
Potassium Citrate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Potassium Sorbate
Bahan pengawet untuk membantu mengendalikan kerusakan mikrobiologis pada formulasi yang sesuai. Efektivitas dipengaruhi pH dan jenis produk.
Propylene Glycol Esters
Bahan emulsifier untuk membantu penyatuan fase minyak dan air serta membentuk tekstur produk.
Sago Starch
Bahan pati untuk memberikan struktur, kekentalan, atau daya ikat. Pati native dan modified memiliki perilaku proses yang berbeda.
Sodium Acetate
Sodium Acetate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Sodium Acid Pyrophosphate (SAPP)
Sodium Acid Pyrophosphate (SAPP) adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Sodium Alginate
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Sodium Benzoate
Bahan pengawet untuk membantu mengendalikan kerusakan mikrobiologis pada formulasi yang sesuai. Efektivitas dipengaruhi pH dan jenis produk.
Sodium Bicarbonate
Sodium Bicarbonate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Sodium Diacetate
Bahan pengawet untuk membantu mengendalikan kerusakan mikrobiologis pada formulasi yang sesuai. Efektivitas dipengaruhi pH dan jenis produk.
Sodium Erythorbate
Bahan antioksidan untuk membantu menghambat perubahan akibat oksidasi dalam formulasi yang sesuai.
Sodium Hexametaphosphate (SHMP)
Sodium Hexametaphosphate (SHMP) adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Sodium Lactate
Sodium Lactate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Sodium Metabisulfite
Bahan pereduksi dengan penggunaan pada proses pangan atau industri sesuai grade dan ketentuan aplikasi.
Sodium Propionate
Bahan pengawet untuk membantu mengendalikan kerusakan mikrobiologis pada formulasi yang sesuai. Efektivitas dipengaruhi pH dan jenis produk.
Sodium Tripolyphosphate (STPP)
Sodium tripolyphosphate untuk membantu fungsi pengikatan air dan tekstur dalam aplikasi yang diizinkan.
Sorbic Acid
Bahan pengawet untuk membantu mengendalikan kerusakan mikrobiologis pada formulasi yang sesuai. Efektivitas dipengaruhi pH dan jenis produk.
Sorbitol
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Soya Fibre
Bahan serat untuk pengembangan tekstur dan komposisi produk pangan. Pilihan grade disesuaikan dengan proses dan produk akhir.
Soya Peptide
Bahan untuk pengembangan komposisi nutrisi atau formulasi khusus. Grade dan kesesuaian aplikasi perlu diperiksa pada dokumen produk.
Stevia
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Sucralose
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Sugar Esters
Bahan emulsifier untuk membantu penyatuan fase minyak dan air serta membentuk tekstur produk.
Sunset Yellow
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Tapioca Fibre
Bahan serat untuk pengembangan tekstur dan komposisi produk pangan. Pilihan grade disesuaikan dengan proses dan produk akhir.
Tapioca Starch
Bahan pati untuk memberikan struktur, kekentalan, atau daya ikat. Pati native dan modified memiliki perilaku proses yang berbeda.
Tara Gum
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Tartaric Acid
Bahan pengatur keasaman untuk pengembangan profil rasa atau pH pada aplikasi yang sesuai dengan grade.
Tartrazine
Bahan pewarna untuk membentuk tampilan produk. Pilih grade dan karakter kelarutan yang sesuai dengan aplikasi serta ketentuan produk akhir.
Taurine
Bahan untuk pengembangan komposisi nutrisi atau formulasi khusus. Grade dan kesesuaian aplikasi perlu diperiksa pada dokumen produk.
TBHQ
Bahan antioksidan untuk membantu menghambat perubahan akibat oksidasi dalam formulasi yang sesuai.
Tetrasodium Pyrophosphate (TSPP)
Tetrasodium Pyrophosphate (TSPP) adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Transglutaminase
Enzim untuk membantu pembentukan ikatan antarprotein dan pengembangan tekstur produk berbasis protein.
Trehalose
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Tricalcium Phosphate (TCP)
Tricalcium Phosphate (TCP) adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Trisodium Citrate
Trisodium Citrate adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Trisodium Phosphate (TSP)
Trisodium Phosphate (TSP) adalah bahan formulasi atau proses dengan fungsi yang bergantung pada jenis garam, grade, dan konsentrasinya. Cocokkan spesifikasi dengan kebutuhan produk akhir.
Xanthan Gum
Bahan pembentuk atau pengatur tekstur, viskositas, dan kestabilan. Karakter gel serta kekentalan bergantung pada grade dan kondisi formulasi.
Xylitol
Bahan pemanis untuk pengembangan rasa dan profil kemanisan. Pemilihan grade serta penggunaannya disesuaikan dengan jenis produk pangan.
Yeast Extract
Bahan penguat atau pembentuk rasa gurih untuk pengembangan profil rasa produk pangan.
Monomer & Resin
17 produk / seri2-Ethylhexyl Acrylate (2-EHA)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
2-Ethylhexyl Methacrylate (EHMA)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
2-Hydroxy Ethyl Methacrylate (HEMA)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Acrylic Acid
Acrylic Acid merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Butyl Acrylate Monomer
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Dehydrated Castor Oil (DCO)
Dehydrated Castor Oil (DCO) merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Dehydrated Castor Oil Fatty Acid (DCOFA)
Dehydrated Castor Oil Fatty Acid (DCOFA) merupakan bahan baku dalam portofolio Solusi Kimia Nusantara. Diskusikan fungsi yang dibutuhkan agar tim kami dapat mencocokkan grade dan spesifikasi dengan proses Anda.
Ethyl Acrylate
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Ethyl Methacrylate (EMA)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Melamine
Bahan untuk sistem resin, coating, atau perekat. Pilihan grade dan kompatibilitas pelarut disesuaikan dengan formulasi.
Methyl Acrylate
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Methyl Methacrylate (MMA)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Nitro Cellulose (NC)
Bahan untuk sistem resin, coating, atau perekat. Pilihan grade dan kompatibilitas pelarut disesuaikan dengan formulasi.
Normal Butyl Methacrylate (BMA)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Petroresin Neopolymer 120
Bahan untuk sistem resin, coating, atau perekat. Pilihan grade dan kompatibilitas pelarut disesuaikan dengan formulasi.
Styrene Monomer (SM)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Vinyl Acetate Monomer (VAM)
Monomer untuk sintesis polimer, resin, atau perekat. Identitas, kemurnian, dan inhibitor perlu dicocokkan dengan proses produksi.
Pigments
3 produk / seriInorganic Pigments (Iron Oxide)
Pigmen anorganik, termasuk iron oxide, untuk kebutuhan warna pada aplikasi industri. Pilihan warna dan grade disesuaikan dengan kebutuhan produk akhir.
Iron Oxide Yellow 313
Pigmen kuning anorganik untuk pewarnaan material industri.
Organic Pigments
Pigmen organik untuk kebutuhan pewarnaan pada formulasi dan proses industri. Diskusikan warna, grade, kemasan, dan kesesuaian aplikasi dengan tim kami.
Specialty & Seri Produk
14 produk / seri2-Hexyl Ethyl Acrylate (2-HEA)
Nama 2-Hexyl Ethyl Acrylate dan singkatan 2-HEA perlu dicocokkan dengan CAS/TDS. Produk ini tidak disamakan dengan 2-EHA.
Corino Series
Corino Series tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Dalpad C
Mohon sertakan kode produk dan TDS Dalpad C untuk memastikan identitas serta aplikasinya.
Friendy MR Series
Friendy MR Series tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Gusto Series
Gusto Series tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Halphos
Halphos tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
KE 110
KE 110 tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
NP (Nonylphenol) 6, 8, 9, 10
Pastikan apakah produk yang dimaksud adalah nonylphenol ethoxylate (NP-6/8/9/10). Nama nonylphenol saja belum memastikan identitasnya.
Pearl Series
Pearl Series tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Poem ZP
Poem ZP tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Rikemal Series
Rikemal Series tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Riplex / Excelais Series
Riplex / Excelais Series tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Sweet Flavor Series
Sweet Flavor Series tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
Ucar MF-90
Ucar MF-90 tersedia sebagai referensi produk khusus. Pilihan grade, komposisi, fungsi, dan aplikasi dicocokkan dengan TDS produk yang ditawarkan.
